Langsung ke konten utama

untuk 'esok' yang terasa asing


Sudah hampir satu bulan belakangan ini aku selalu merasa takut untuk bertemu 'esok'
entah, apa karna aku yang belum siap atau memang 'esok' itu menyeramkan
setiap waktu yang berputar serasa waktu berputar lebih cepat dari bulan bulan sebelumnya
aku benar benar merasa dihantui oleh waktu - deadline dan semuanya seolah ingin menerkamku ..
semua  berteriak hebat ditelingaku  .. "LEKAS SELESAIKAN!!!!!" atau teriakkan semacam menjatuhkan "BERHENTI SAJA,KAMU TAK- AKAN SANGGUP UNTUK MELEWATI FASE INI!!!"

  aku takut , gelisah , cemas ahhh semua rasa itu menyeramkan ..

  aku benci .. aku ingin lari .. aku ingin hilang .. 
  
  deadline deadline yang seolah menjadi monster untuk 'esok'

  berteriak sekencang apapun rasa nya tak merubah rasa takutku pada 'esok'

  ini benar benar masa dimana 'esok' itu terasa sangat asing, tak seperti esok esok sebelumnya adalah esok  yang selalu jadi suprise , esok yang selalu jadi harapan baru  .. dan esok yang terasa asing, ini benar benar tak mengenakkan :'(


tapi aku pun harus sadar bahwa sesakit apapun esok , semenakutkan apapun esok bahkan ketika esok terasa asing untuk hati.. aku harus tetap menerima bahkan menikmatinya , menikmati setiap bagian bagian untuk esok .. 
memangnya aku bisa apa ? 
menolak ?
 lari ? 
atau pergi dari skenarioNya ?
 apa aku bisa ? 
hah? aku mana bisa ... 
tugasku hanya perlu menerima , menolak dan lari dari kenyataan hanya akan membuatku sesak 


bukankah Ia sudah berjanji dalam firmanNya , bahwa Ia selalu membersamai kemudahan disetiap kesulitan bahkan Ia mengulangnya dua kali dalam satu surat di Al-Qur'an ..

jika aku ada di proses ini, mana mungkin Ia salah menempatkan  aku .
Ia lebih tau porsiku tetimbang aku, Ia pemilik jiwa .. jiwa yang lemah .. jiwa yang takut dan gelisah ,
 namaNya memang selalu jadi kekuatan untuk ku bertahan dan menikmati setiap bagian skenarioNya .. 

sekarang , nikmati saja hari ini .. nikmati saja prosesnya .. 
jatuh bangun disetiap prosesnya semakin membuatku merasa bahwa pertolonganNya teramat nyata ..
bahkan jika esok telah berlalu aku pasti rindu akan masa-masa ini , masa dimana aku merasa takut pada esok , rindu bertatih-tatih menuju tingkat selanjutnya, ini adalah prosesku naik tingkat .. nikmati saja , nikmati .. yaaa cukup ku nikmati dengan baik setiap proses yang terlewat :)



AKU BISA... AKU BISA !!!!!!
PASTI BISA ... LULUS TAHUN INI DIBULAN FEBRUARI :)
ALLAH beri aku kesanggupan , beri aku kekuatan untuk terus berserah padaMu .. hanya padaMU ..


#Untuk Esok yang terasa Asing
#Mahasiswi Tingkat Akhir
#Skripsweet

Jakarta , 21Januari2015
16.40Wib




  

Komentar

  1. Mungkin bisa diganti istilahnya, deadline -> freshline.
    Habis satu, datang manfaat baru. :D
    Semoga lulus Februari.

    BalasHapus
  2. aamiin , terimakasih sudah mampi dan memberi saran dirumah maya ku :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membahasakan Bahasa

Berbahasalah wahai Ayah, Bunda.. Ajak anak-anakmu untuk berdialong dengan bahasa yang tak biasa, dengan bahasa yang diajarkan Rasulullah kepada Abdullah bin Abbas dalam mengenalkan tauhid pada Rabbnya. Abdullah bin Abbas adalah keponakan Rasulullah yang pada saat itu usianya baru berkisar 10th, tapi Rasulullah selalu mengajaknya berdialog dengan bahasa yang indah nun rupawan. Dengan bahasa yang tak biasa disampaikan pada anak seusianya. Tapi, Rasulullah membahasakan itu padanya. Suatu hari saat Rasulullah membonceng Abdullah bin Abbas di atas  unta untuk satu perjalanan. Kemudian Rasulullah berucap  "Jagalah Allah, Nak. Maka Allah akan menjagamu." Secara logika, anak kecil mana yang mampu mengerti bahasa seperti itu, tinggi dan membingungkan, tapi tidak dengan Abdullah bin Abbas kecil, seorang anak kecil yang cerdas, mampu mengerti perkataan Rasulullah. Bayangkan, bagaimana mungkin kita bisa menjaga Allah sedangkan Allah tidak terlihat. Tapi kecerdasan Abdullah bi...

Esok

Esok, Engkaulah deras yang mengguyur setiap lini intiku... Engkaulah bahasa yang mengajarkanku berkata-kata dalam kebisuan... Engkaulah serat sutra yang kurajut dengan penuh kesakralan... Engkaulah kesadaran yang kuminati ditiap putaran waktu... Engkaulah kenangan yang ingin terus kuulangi berkali-kali dalam memori otakku... Engkaulah sebuah kemakluman dalam tingkah dan lakuku.. Engkaulah getar dalam ketidakmengertian itu... Dan... Engkaulah itu denyut  dalam urat di nadiku... Jakarta, 2017

Nikmati saja !

Kita pasti akan melewati satu masa dimana kita merasa paling bersemangat dari yang lainnya, dan dilain waktu justeru kita menjadi manusia yang sangat membutuhkan semangat dari orang lain. Kita pasti akan melewati satu waktu dimana kita merasa paling kuat dari yang lainnya, dan dilain waktu justeru kita menjadi manusia yang sangat membutuhkan kekuatan dari orang lain. Rasa suka, lelah, bosan dan semua rasa yang membuat hati kita bahagia atau bermuram durjam sekalipun pasti akan kita lewati, disetiap masa selagi kita hidup. dan semuanya hanya bersifat sementara, kan? Nikmati saja setiap rasa yang ada, terkadang Allah memberikan  rasa  yang hadir itu bukan tanpa sebab, melainkan Ia ingin hidup yang kita jalani lebih memiliki warna, rasa dan rupa.  Jika merasa kuat, maka tugas kita adalah menguatkan yang lainnya. Dan jika kita merasa lemah maka carilah sesuatu yang mampu menjadikan kita kuat untuk bisa melewati setiap masa selagi kita hidup. Nikmati saja set...